Kemana Arah dan Bagaimana Kondisi Ekonomi Indonesia di Tahun 2016 ?

Image
Wednesday, 27 January 2016 | 02:00:45 WIB 948

Seperti yang telah kita rasakan perekonomian Indonesia ditahun 2015 relatif berada dalam kondisi yang sulit. Gambaran awamnya, adalah kenaikan harga barang yang membuat daya beli kita semakin menurun. Sebentar lagi kita akan menyambut tahun 2016. Bagaimana perkiraan kondisi perekonomian di Indonesia? Perspektif merangkumnya dari berbagai sumber.

 Pada September 2015, Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi 2016 berada pada kisaran 5,2% hingga 5,6%. Hal ini sejalan dengan rendahnya volume perdagangan dunia dan rendahnya harga komoditas. Prediksi ini merupakan revisi dari prediksi Bank Indonesia sebelumnya. Kendati merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia meyakini pertumbuhan ekonomi pada tahun depan memang relatif akan lebih baik dibandingkan tahun ini.

Otoritas Jasa Keuangan memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,1% hingga 5,4%. Secara umum, OJK memprediksi tiga tantangan utama yang dihadapi ekonomi Indonesia pada 2016 nanti. Pertama, pemulihan ekonomi dibeberapa negara maju yang masih berjalan lambat khususnya pemulihan ekonomi Tiongkok yang sampai sekarang masih tidak pasti. Kedua, masih berlanjutnya pelemahan kinerja keuangan korporasi nasional disemester kedua 2015 akibat dampak pelambatan perekonomian global dan domestik. Ketiga, kenaikan Fed Funds Rate yang juga masih tak pasti. Prediksi ini diterbitkan pada November 2015.

Pemerintah Indonesia sendiri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6%. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli pada Desember 2015. Padahal pada Agustus 2015, Presiden Joko Widodo sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 sebesar 5,5 persen.

Bank Dunia memprediksi memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 akan mencapai 5,3%. Proyeksi ekonomi Indonesia tersebut disebabkan karena paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah mulai terasa atau menunjukan dampak positif di masyarakat pada 2016. Pertumbuhan ekonomi tahun depan dipengaruhi naiknya investasi pemerintah dan swasta. Konsumsi domestik juga mempengaruhi reborn. Ada juga paket kebijakan ekonomi yang fokus untuk mendorong investasi dan ekspor. Prediksi ini dikeluarkan pada bulan Oktober 2015.

International Monetary Fund memprediksikan pertumbuhan ekonomi pada kawasan ASEAN 5 berada pada kisaran 4,9% pada Oktober 2015 setelah sebelumnya memprediksi pertumbuhan ekonomi ASEAN 5 berada di kisaran 5,1% pada Juli 2015.

Asian Development Bank (ADB) melaporakan pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan naik kembali pada 2016. ADB merevisi proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2016 menjadi 5,4%. Prediksi ini dikeluarkan pada September 2015.

Kendati demikian para ekonom Pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai masih berpotensi bergejolak pada tahun depan. Sebab, bank sentral Amerika masih berencana menaikkan suku bunga dan Ekonomi China diprediksi masih melemah. Tapi apapun prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berikut dengan tantangan yang seolah membuat semua kondisi terasa berat, yang namanya usaha tetap harus berjalan.

(nusapos.com/Andra/rls)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...